BTEK: Akumulasi 330-350 target 480/500 stop dibawah 280 (strong support area).
CPIN: Akumulasi Buy 3.400-3.500 target 4.600 stop dibawah 3.100
CTRA: Strong resistance area diatas 390, akumulasi Buy di kisaran area support 260/280 target diatas 390 stop dibawah 230
DGIK: Akumulasi buy di area 85-90 (strong support) target diatas weak resist 118, stop loss dibawah 80
JPRS: Akumulasi buy 280-300, support beikutnya di area 220-260 (strong), target 450/460, buy breakout 470 target 580/860 (weak resist area)
Blog milik Andri Zakarias Siregar, Analis, Trader, Investor & Trainer (Fundamental/Technical/Flowtist/Bandarmologi: Saham/FX/Commodity), berpengalaman 14 tahun. Narasumber: Berita 1 First Media, Channel 95 MNC(Indovision), MetroTV, ANTV, Bloomberg BusinessWeek, Investor Today, Tempo, Trust, Media Indonesia, Bisnis Indonesia, Seputar Indonesia, Kontan, Harian Jakarta, PasFM, Inilah.com, AATI-IFTA *** Semoga analisa CTA & informasi bermanfaat. Happy Zhuan & Success Trading. Good Luck.
Tuesday, July 6, 2010
Volume Bar & Volatily Analysis: IHSG & DJIA
IHSG:Wave impulse 5 is on the way (TD Wave)
DJIA: Wave 1 is one the way
(01.07) Hold Buy 9.630 target 10.030 stop dibawah 9.600. Buy breakout 9.880 & 10.150 target 10.300/10.400.
Track record 35 Trades: (-65p-30p+370p + 280p+190p-30p+230p-30p+120p+200p-40p+280p+198p+205p+110p-30p+70p+200p+150p-50p-30p-30p-30p+145p-50p-30p+175p-50p-50p-60p-50p-50p+225p+100p-55p+100p). Total Net +2648 points = Average +75.67 points/trade.
DJIA: Wave 1 is one the way
(01.07) Hold Buy 9.630 target 10.030 stop dibawah 9.600. Buy breakout 9.880 & 10.150 target 10.300/10.400.
Track record 35 Trades: (-65p-30p+370p + 280p+190p-30p+230p-30p+120p+200p-40p+280p+198p+205p+110p-30p+70p+200p+150p-50p-30p-30p-30p+145p-50p-30p+175p-50p-50p-60p-50p-50p+225p+100p-55p+100p). Total Net +2648 points = Average +75.67 points/trade.
Prediksi World Cup 2010. Semi Final : Alfa vs Omega
01.30 WIB (07/07): Netherlands (N; Home 1.875 down) vs Uruguay (Away 2.025 Up). Handicap 0 : 3/4. Fixed Odds: Home 1.65; Draw 3.49; Away 5.83. Prediksi: 2 - 1. Hasil 3 - 2
01.30 WIB (08/07): Spain (N; Home 1.875) vs Germany (Away 2.025). Handicap 0 : 0. Fixed Odds: Home 2.35; Draw 3.22; Away 2.41. Prediksi: 1 - 3
Bursa taruhan lebih mengunggulkan Belanda. Rumah judi terkenal Inggris William Hill memberikan koefisien 8/13 untuk kemenangan Belanda, sedangkan Uruguay "cuma" 11/2.
Bandar taruhan Bwin yang bermarkas di Austria memberikan koefesien 1.50 buat kemenangan Belanda dan 7.00 koefesien bagi Uruguay.
Sementara di polling Piala Dunia detiksport, pembaca juga lebih menjagokan Belanda. Hingga Selasa (6/7/2010) pukul 13.30, 78 persen atau 130 fans memilih Belanda menang dan hanya 22 persen (37 fans) memilih Uruguay.
01.30 WIB (08/07): Spain (N; Home 1.875) vs Germany (Away 2.025). Handicap 0 : 0. Fixed Odds: Home 2.35; Draw 3.22; Away 2.41. Prediksi: 1 - 3
Bursa taruhan lebih mengunggulkan Belanda. Rumah judi terkenal Inggris William Hill memberikan koefisien 8/13 untuk kemenangan Belanda, sedangkan Uruguay "cuma" 11/2.
Bandar taruhan Bwin yang bermarkas di Austria memberikan koefesien 1.50 buat kemenangan Belanda dan 7.00 koefesien bagi Uruguay.
Sementara di polling Piala Dunia detiksport, pembaca juga lebih menjagokan Belanda. Hingga Selasa (6/7/2010) pukul 13.30, 78 persen atau 130 fans memilih Belanda menang dan hanya 22 persen (37 fans) memilih Uruguay.
Update Berita & Rumor Indonesia 0607
Setelah terombang-ambing sepanjang perdagangan, bursa saham akhirnya berhasil memantapkan langkah di zona hijau. Positifnya bursa regional menjadi katalisnya.Pada perdagangan Selasa (6/7), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik 1,15% ke 2.910.65. Demikian pula indeks saham unggulan LQ45 yang naik 1,32% ke 565,49. Setelah dibuka melemah 0,16% ke level 2.872, indeks bergerak naik hingga pada sesi siang berada di level 2.879. Membaiknya bursa regional kembali mengangkait optimisme pasar. Indeks pun kembali menembus 2.900 dan ditutup di angka 2.910. Asing mencatatkan transaksi penjualan bersih (foreign net sell) sebesar Rp72 miliar. Rinciannya adalah nilai transaksi jual asing mencapai RpRp827 miliar dan nilai transaksi beli sebesar Rp755 miliar.
Beberapa emiten yang menguat antara lain Delta Jakarta (DLTA) naik Rp 2.500 ke Rp 83.500, Goodyear (GDYR) naik Rp 950 ke Rp 13.450, Astra Agro Lestari (AALI) naik Rp 850 ke Rp 19.050, Gudang Garam (GGRM) naik Rp850 ke Rp34.950, PT Indo Tambangraya Megah (ITMG) naik Rp700 ke Rp37.700, HM Sampoerna (HMSP) naik Rp600 ke Rp19.100, United Tractor (UNTR) naik Rp400 ke Rp18.700, TB Bukit Asam (PTBA) naik Rp300 ke Rp17.350.
Sedangkan emiten-emiten yang melemah antara lain Mandom Indonesia (TCID) turun Rp 450 ke Rp 7.500, Toba Pulp Lestari (INRU) turun Rp 70 ke Rp 1.010, dan Selamat Sempurna (SMSM) turun Rp 80 ke Rp 600. Penguatan IHSG didukung apresiasi bursa regional. Indeks Komposit Shanghai naik 45,48 poin (1,92%) ke level 2.409,42, indeks Hang Seng naik 241,92 poin (1,22%) ke level 20.084,12, indeks Nikkei 225 naik 71.26 poin (0.77%) ke 9.338,04 dan indeks Straits Times naik 22.01 poin (0.77%) ke 2.866,03.
Sepanjang triwulan II-2010, net beli saham oleh investor asing di bursa saham dalam negeri mencapai Rp 2,5 triliun. Jumlah ini menurun dibandingkan triwulan I-2010 yang mencapai Rp 1,3 triliun. Pembelian saham oleh investor asing ini mendorong penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang triwulan II-2010 sebesar 4,9% ke level 2.913,7. Pada triwulan II-2010, investor asing sempat melakukan aksi jual saham dalam negeri yang cukup besar yaitu Rp 1,65 triliun. Ini terjadi pada bulan Mei 2010, dan menyebabkan IHSG mengalami koreksi 5,8%.
BIPI Akhirnya Kuasai 37,15% Saham ELSA
Ambisi PT Benakat Petroleum Energy Tbk (BIPI) menjadi penguasa kedua terbesar di PT Elnusa Tbk (ELSA) tercapai. Kemarin (5/7), BIPI menuntaskan pembelian saham ELSA yang dikuasai PT Tridaya Esta sebesar 12,55%.
BMRI akan Menjual 10%-15% Saham Baru
PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mengusulkan kepada pemerintah untuk menerbitkan saham baru (rights issue) sebesar 10%-15% dari total sahamnya. Jika usulan ini disetujui, porsi kepemilikan publik atas saham BMRI akan meningkat hingga lebih dari 40%. Sehingga, BMRI bisa menikmati diskon pajak 5%.
SMAR Bantah Tuduhan Greenpeace
PT SMART Tbk dan induk perusahaannya, Golden Agri Resources Ltd (GAR) membantah tuduhan Greenpeace yang menyatakan SMART perusahaan yang kontroversial.
Permintaan Menipis, Harga CPO Terkikis
Harga minyak kelapa sawit mentah alias crude palm oil (CPO) terus melorot. Mengutip data di pasar derivatif Malaysia, kemarin (5/7), harga kontrak CPO pengiriman September 2010 berada di level US$ 105,79 per ton. Bila dibandingkan dengan awal pekan lalu di level US$ 106,86 per ton, harga kemarin telah terkoreksi sekitar 1%.
PT Asia Natural Resources Tbk (ASIA) dikabarkan akan menjadi pemegang saham pengendali di perusahaan timah, PT Kobatin dalam waktu dekat ini. Pelaku pasar menyebutkan Perseoran sedang dalam tahap negosiasi harga dengan salah satu pemegang saham mayoritas Kobatin. Karena itu, saham ASIA berpeluang menuju Rp250-300 dalam waktu dekat.
Harga saham PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) dikabarkan akan diangkat menuju level Rp100-200. Hal ini seiring dengan rencana Intelitop Finance Ltd menambah kepemilikan sahamnya menjadi 25%. Intelitop akan menyuntikkan dana segar tambahan terkait rencana Perseroan ekspansi ke bisnis pariwisata dan memperbesar usaha pembangunan pembangkit listrik.
BMRI: Mandiri berencana rights issue 15% tahun ini
PT Bank Mandiri Tbk berencana melepas 10%-15% saham melalui penerbitan saham terbatas (rights issue) yang diharapkan bisa terlaksana pada tahun ini. Direktur Finance and Strategy Bank Mandiri Pahala N. Mansury mengatakan proses rights issue masih terus berjalan dan tinggal menunggu keputusan dari Menko Perekonomian dan DPR. Jumlah saham yang akan dilepas sekitar 10%-15% namun berapa jumlah akhirnya masih belum diputuskan.
CMNP: Isu Dana CMNP Lari ke Mbak Tutut Pukul Harga Saham
Kabar tidak dapat dipertanggungjawabkannya laporan keuangan PT Citra Marga Nusaphala Persada TBK (CMNP) tampaknya bakal semakin 'memojokan' saham emiten kontraktor jalan tol tersebut. Saham CMNP selama ini memang terlihat tidak likuid. Di mana selama beberapa waktu ini, saham ini terpantau sangat jarang sekali diperdagangkan. Walau demikian, dengan tidak dapat dipertanggungjawabkannya laporan keuangan perseroan pada 2009 menjadi sentimen buruk yang terbukti memukul mundur saham ini. Saham CMNP turun sebanyak Rp30 pada akhir perdagangan Senin (5/7/2010) menjadi Rp860 per saham dari sebelumnya Rp890 per saham.
BIPI: Kuasai 37,15% Saham Elnusa
PT Benakat Petroleum Energy Tbk (BIPI) akhirnya menuntaskan akuisisi 12,55% saham PT Elnusa Tbk (ELSA). Dengan akuisisi tersebut saat? ini Benakat menguasai 37,15% saham Elnusa atau memiliki 2.711.565.890 lembar saham Elnusa. Sebelumnya, Direktur Benakat Ferdy Yustianto pernah mengatakan, akuisisi saham Elnusa oleh Benakat ini berkontribusi menambah pendapatan Benakat Rp 49,1 miliar.
INDF: Indofood CBP Incar Rp4 Triliun
PT Indofood CBP Sukses Makmur berencana menghimpun dana dari pasar modal senilai minimal Rp4 triliun dalam aksi penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) pada semester II/2010. Indofood CBP (Consumer Branded Products) adalah anak usaha PT Indofood Sukses Mamur Tbk, hasil dari restrukturisasi divisi mi instan dan penggabungannya dengan lima anak usaha perseroan yang lain.
BBRI: Pembiayaan BRI Syariah Capai Rp3 Triliun
Realisasi pembiayaan BRI Syariah pada semester I/2010 mencapai Rp3 triliun atau 60% dari target tahun ini sebesar Rp5 triliun dengan porsi terbesar ke sektor UMKM yang mencapai Rp1,5 triliun. Managing Director BRI Syariah mengatakan angka itu merupakan penyaluran merata ke sektor usaha kecil, menengah dan mikro (UMKM), konsumer, dan komersial.
ELSA: BIPI Rampungkan Akuisisi 37,15% Saham ELSA
Perusahaan energi PT Benakat Petroleum Energy Tbk (BIPI) resmi menjadi pemegang saham kedua terbesar di PT Elnusa, Tbk (ELSA). Per 5 Juni 2010, BIPI tercatat memiliki 2.711.565.890 lembar saham ELSA atau menguasai 37,15 persen saham ELSA. Di mana sisa pembelian saham ELSA tahap kedua sebesar Rp302,5 miliar atau 12,55 persen telah dirampungkan hari ini, Senin (5/7/2010). Saat ini selain BIPI, pemegang saham terbesar di ELSA adalah PT Pertamina (Persero) sebesar 41,10 persen dan publik lainnya sebesar sebesar 27,75 persen.
SAIP: Minta Tunda Pembayaran Utang
PT Surabaya Agung Industri Pul & Kertas Tbk (SAIP) telah berkirim surat kepada para kreditornya untuk meminta penundaan pembayaran utang pokok dan bunganya. Perseroan telah menerima persetujuan dari 86,34% kreditornya. Laporan keuangan 31 Maret 2010 menyebutkan, SAIP memiliki 3 jenis utang jangka panjang, yakni Tranche A Term, TR B Convertible Bond, dan TR D Longterm Unsecured Loan, dengan nilai dirupiahkan sekitar Rp2,05 triliun yang telah direstrukturisasi pada 2007.
BMRI: Mandiri berencana rights issue 15% tahun ini
PT Bank Mandiri Tbk berencana melepas 10%-15% saham melalui penerbitan saham terbatas (rights issue) yang diharapkan bisa terlaksana pada tahun ini. Direktur Finance and Strategy Bank Mandiri Pahala N. Mansury mengatakan proses rights issue masih terus berjalan dan tinggal menunggu keputusan dari Menko Perekonomian dan DPR. Jumlah saham yang akan dilepas sekitar 10%-15% namun berapa jumlah akhirnya masih belum diputuskan.
CMNP: Isu Dana CMNP Lari ke Mbak Tutut Pukul Harga Saham
Kabar tidak dapat dipertanggungjawabkannya laporan keuangan PT Citra Marga Nusaphala Persada TBK (CMNP) tampaknya bakal semakin 'memojokan' saham emiten kontraktor jalan tol tersebut. Saham CMNP selama ini memang terlihat tidak likuid. Di mana selama beberapa waktu ini, saham ini terpantau sangat jarang sekali diperdagangkan. Walau demikian, dengan tidak dapat dipertanggungjawabkannya laporan keuangan perseroan pada 2009 menjadi sentimen buruk yang terbukti memukul mundur saham ini. Saham CMNP turun sebanyak Rp30 pada akhir perdagangan Senin (5/7/2010) menjadi Rp860 per saham dari sebelumnya Rp890 per saham.
BIPI: Kuasai 37,15% Saham Elnusa
PT Benakat Petroleum Energy Tbk (BIPI) akhirnya menuntaskan akuisisi 12,55% saham PT Elnusa Tbk (ELSA). Dengan akuisisi tersebut saat? ini Benakat menguasai 37,15% saham Elnusa atau memiliki 2.711.565.890 lembar saham Elnusa. Sebelumnya, Direktur Benakat Ferdy Yustianto pernah mengatakan, akuisisi saham Elnusa oleh Benakat ini berkontribusi menambah pendapatan Benakat Rp 49,1 miliar.
INDF: Indofood CBP Incar Rp4 Triliun
PT Indofood CBP Sukses Makmur berencana menghimpun dana dari pasar modal senilai minimal Rp4 triliun dalam aksi penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) pada semester II/2010. Indofood CBP (Consumer Branded Products) adalah anak usaha PT Indofood Sukses Mamur Tbk, hasil dari restrukturisasi divisi mi instan dan penggabungannya dengan lima anak usaha perseroan yang lain.
BBRI: Pembiayaan BRI Syariah Capai Rp3 Triliun
Realisasi pembiayaan BRI Syariah pada semester I/2010 mencapai Rp3 triliun atau 60% dari target tahun ini sebesar Rp5 triliun dengan porsi terbesar ke sektor UMKM yang mencapai Rp1,5 triliun. Managing Director BRI Syariah mengatakan angka itu merupakan penyaluran merata ke sektor usaha kecil, menengah dan mikro (UMKM), konsumer, dan komersial.
ELSA: BIPI Rampungkan Akuisisi 37,15% Saham ELSA
Perusahaan energi PT Benakat Petroleum Energy Tbk (BIPI) resmi menjadi pemegang saham kedua terbesar di PT Elnusa, Tbk (ELSA). Per 5 Juni 2010, BIPI tercatat memiliki 2.711.565.890 lembar saham ELSA atau menguasai 37,15 persen saham ELSA. Di mana sisa pembelian saham ELSA tahap kedua sebesar Rp302,5 miliar atau 12,55 persen telah dirampungkan hari ini, Senin (5/7/2010). Saat ini selain BIPI, pemegang saham terbesar di ELSA adalah PT Pertamina (Persero) sebesar 41,10 persen dan publik lainnya sebesar sebesar 27,75 persen.
SAIP: Minta Tunda Pembayaran Utang
PT Surabaya Agung Industri Pul & Kertas Tbk (SAIP) telah berkirim surat kepada para kreditornya untuk meminta penundaan pembayaran utang pokok dan bunganya. Perseroan telah menerima persetujuan dari 86,34% kreditornya. Laporan keuangan 31 Maret 2010 menyebutkan, SAIP memiliki 3 jenis utang jangka panjang, yakni Tranche A Term, TR B Convertible Bond, dan TR D Longterm Unsecured Loan, dengan nilai dirupiahkan sekitar Rp2,05 triliun yang telah direstrukturisasi pada 2007.
Sumber: inilah.com, kontan, detikfinance.com, bisnis
Beberapa emiten yang menguat antara lain Delta Jakarta (DLTA) naik Rp 2.500 ke Rp 83.500, Goodyear (GDYR) naik Rp 950 ke Rp 13.450, Astra Agro Lestari (AALI) naik Rp 850 ke Rp 19.050, Gudang Garam (GGRM) naik Rp850 ke Rp34.950, PT Indo Tambangraya Megah (ITMG) naik Rp700 ke Rp37.700, HM Sampoerna (HMSP) naik Rp600 ke Rp19.100, United Tractor (UNTR) naik Rp400 ke Rp18.700, TB Bukit Asam (PTBA) naik Rp300 ke Rp17.350.
Sedangkan emiten-emiten yang melemah antara lain Mandom Indonesia (TCID) turun Rp 450 ke Rp 7.500, Toba Pulp Lestari (INRU) turun Rp 70 ke Rp 1.010, dan Selamat Sempurna (SMSM) turun Rp 80 ke Rp 600. Penguatan IHSG didukung apresiasi bursa regional. Indeks Komposit Shanghai naik 45,48 poin (1,92%) ke level 2.409,42, indeks Hang Seng naik 241,92 poin (1,22%) ke level 20.084,12, indeks Nikkei 225 naik 71.26 poin (0.77%) ke 9.338,04 dan indeks Straits Times naik 22.01 poin (0.77%) ke 2.866,03.
Sepanjang triwulan II-2010, net beli saham oleh investor asing di bursa saham dalam negeri mencapai Rp 2,5 triliun. Jumlah ini menurun dibandingkan triwulan I-2010 yang mencapai Rp 1,3 triliun. Pembelian saham oleh investor asing ini mendorong penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang triwulan II-2010 sebesar 4,9% ke level 2.913,7. Pada triwulan II-2010, investor asing sempat melakukan aksi jual saham dalam negeri yang cukup besar yaitu Rp 1,65 triliun. Ini terjadi pada bulan Mei 2010, dan menyebabkan IHSG mengalami koreksi 5,8%.
BIPI Akhirnya Kuasai 37,15% Saham ELSA
Ambisi PT Benakat Petroleum Energy Tbk (BIPI) menjadi penguasa kedua terbesar di PT Elnusa Tbk (ELSA) tercapai. Kemarin (5/7), BIPI menuntaskan pembelian saham ELSA yang dikuasai PT Tridaya Esta sebesar 12,55%.
BMRI akan Menjual 10%-15% Saham Baru
PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mengusulkan kepada pemerintah untuk menerbitkan saham baru (rights issue) sebesar 10%-15% dari total sahamnya. Jika usulan ini disetujui, porsi kepemilikan publik atas saham BMRI akan meningkat hingga lebih dari 40%. Sehingga, BMRI bisa menikmati diskon pajak 5%.
SMAR Bantah Tuduhan Greenpeace
PT SMART Tbk dan induk perusahaannya, Golden Agri Resources Ltd (GAR) membantah tuduhan Greenpeace yang menyatakan SMART perusahaan yang kontroversial.
Permintaan Menipis, Harga CPO Terkikis
Harga minyak kelapa sawit mentah alias crude palm oil (CPO) terus melorot. Mengutip data di pasar derivatif Malaysia, kemarin (5/7), harga kontrak CPO pengiriman September 2010 berada di level US$ 105,79 per ton. Bila dibandingkan dengan awal pekan lalu di level US$ 106,86 per ton, harga kemarin telah terkoreksi sekitar 1%.
PT Asia Natural Resources Tbk (ASIA) dikabarkan akan menjadi pemegang saham pengendali di perusahaan timah, PT Kobatin dalam waktu dekat ini. Pelaku pasar menyebutkan Perseoran sedang dalam tahap negosiasi harga dengan salah satu pemegang saham mayoritas Kobatin. Karena itu, saham ASIA berpeluang menuju Rp250-300 dalam waktu dekat.
Harga saham PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) dikabarkan akan diangkat menuju level Rp100-200. Hal ini seiring dengan rencana Intelitop Finance Ltd menambah kepemilikan sahamnya menjadi 25%. Intelitop akan menyuntikkan dana segar tambahan terkait rencana Perseroan ekspansi ke bisnis pariwisata dan memperbesar usaha pembangunan pembangkit listrik.
BMRI: Mandiri berencana rights issue 15% tahun ini
PT Bank Mandiri Tbk berencana melepas 10%-15% saham melalui penerbitan saham terbatas (rights issue) yang diharapkan bisa terlaksana pada tahun ini. Direktur Finance and Strategy Bank Mandiri Pahala N. Mansury mengatakan proses rights issue masih terus berjalan dan tinggal menunggu keputusan dari Menko Perekonomian dan DPR. Jumlah saham yang akan dilepas sekitar 10%-15% namun berapa jumlah akhirnya masih belum diputuskan.
CMNP: Isu Dana CMNP Lari ke Mbak Tutut Pukul Harga Saham
Kabar tidak dapat dipertanggungjawabkannya laporan keuangan PT Citra Marga Nusaphala Persada TBK (CMNP) tampaknya bakal semakin 'memojokan' saham emiten kontraktor jalan tol tersebut. Saham CMNP selama ini memang terlihat tidak likuid. Di mana selama beberapa waktu ini, saham ini terpantau sangat jarang sekali diperdagangkan. Walau demikian, dengan tidak dapat dipertanggungjawabkannya laporan keuangan perseroan pada 2009 menjadi sentimen buruk yang terbukti memukul mundur saham ini. Saham CMNP turun sebanyak Rp30 pada akhir perdagangan Senin (5/7/2010) menjadi Rp860 per saham dari sebelumnya Rp890 per saham.
BIPI: Kuasai 37,15% Saham Elnusa
PT Benakat Petroleum Energy Tbk (BIPI) akhirnya menuntaskan akuisisi 12,55% saham PT Elnusa Tbk (ELSA). Dengan akuisisi tersebut saat? ini Benakat menguasai 37,15% saham Elnusa atau memiliki 2.711.565.890 lembar saham Elnusa. Sebelumnya, Direktur Benakat Ferdy Yustianto pernah mengatakan, akuisisi saham Elnusa oleh Benakat ini berkontribusi menambah pendapatan Benakat Rp 49,1 miliar.
INDF: Indofood CBP Incar Rp4 Triliun
PT Indofood CBP Sukses Makmur berencana menghimpun dana dari pasar modal senilai minimal Rp4 triliun dalam aksi penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) pada semester II/2010. Indofood CBP (Consumer Branded Products) adalah anak usaha PT Indofood Sukses Mamur Tbk, hasil dari restrukturisasi divisi mi instan dan penggabungannya dengan lima anak usaha perseroan yang lain.
BBRI: Pembiayaan BRI Syariah Capai Rp3 Triliun
Realisasi pembiayaan BRI Syariah pada semester I/2010 mencapai Rp3 triliun atau 60% dari target tahun ini sebesar Rp5 triliun dengan porsi terbesar ke sektor UMKM yang mencapai Rp1,5 triliun. Managing Director BRI Syariah mengatakan angka itu merupakan penyaluran merata ke sektor usaha kecil, menengah dan mikro (UMKM), konsumer, dan komersial.
ELSA: BIPI Rampungkan Akuisisi 37,15% Saham ELSA
Perusahaan energi PT Benakat Petroleum Energy Tbk (BIPI) resmi menjadi pemegang saham kedua terbesar di PT Elnusa, Tbk (ELSA). Per 5 Juni 2010, BIPI tercatat memiliki 2.711.565.890 lembar saham ELSA atau menguasai 37,15 persen saham ELSA. Di mana sisa pembelian saham ELSA tahap kedua sebesar Rp302,5 miliar atau 12,55 persen telah dirampungkan hari ini, Senin (5/7/2010). Saat ini selain BIPI, pemegang saham terbesar di ELSA adalah PT Pertamina (Persero) sebesar 41,10 persen dan publik lainnya sebesar sebesar 27,75 persen.
SAIP: Minta Tunda Pembayaran Utang
PT Surabaya Agung Industri Pul & Kertas Tbk (SAIP) telah berkirim surat kepada para kreditornya untuk meminta penundaan pembayaran utang pokok dan bunganya. Perseroan telah menerima persetujuan dari 86,34% kreditornya. Laporan keuangan 31 Maret 2010 menyebutkan, SAIP memiliki 3 jenis utang jangka panjang, yakni Tranche A Term, TR B Convertible Bond, dan TR D Longterm Unsecured Loan, dengan nilai dirupiahkan sekitar Rp2,05 triliun yang telah direstrukturisasi pada 2007.
BMRI: Mandiri berencana rights issue 15% tahun ini
PT Bank Mandiri Tbk berencana melepas 10%-15% saham melalui penerbitan saham terbatas (rights issue) yang diharapkan bisa terlaksana pada tahun ini. Direktur Finance and Strategy Bank Mandiri Pahala N. Mansury mengatakan proses rights issue masih terus berjalan dan tinggal menunggu keputusan dari Menko Perekonomian dan DPR. Jumlah saham yang akan dilepas sekitar 10%-15% namun berapa jumlah akhirnya masih belum diputuskan.
CMNP: Isu Dana CMNP Lari ke Mbak Tutut Pukul Harga Saham
Kabar tidak dapat dipertanggungjawabkannya laporan keuangan PT Citra Marga Nusaphala Persada TBK (CMNP) tampaknya bakal semakin 'memojokan' saham emiten kontraktor jalan tol tersebut. Saham CMNP selama ini memang terlihat tidak likuid. Di mana selama beberapa waktu ini, saham ini terpantau sangat jarang sekali diperdagangkan. Walau demikian, dengan tidak dapat dipertanggungjawabkannya laporan keuangan perseroan pada 2009 menjadi sentimen buruk yang terbukti memukul mundur saham ini. Saham CMNP turun sebanyak Rp30 pada akhir perdagangan Senin (5/7/2010) menjadi Rp860 per saham dari sebelumnya Rp890 per saham.
BIPI: Kuasai 37,15% Saham Elnusa
PT Benakat Petroleum Energy Tbk (BIPI) akhirnya menuntaskan akuisisi 12,55% saham PT Elnusa Tbk (ELSA). Dengan akuisisi tersebut saat? ini Benakat menguasai 37,15% saham Elnusa atau memiliki 2.711.565.890 lembar saham Elnusa. Sebelumnya, Direktur Benakat Ferdy Yustianto pernah mengatakan, akuisisi saham Elnusa oleh Benakat ini berkontribusi menambah pendapatan Benakat Rp 49,1 miliar.
INDF: Indofood CBP Incar Rp4 Triliun
PT Indofood CBP Sukses Makmur berencana menghimpun dana dari pasar modal senilai minimal Rp4 triliun dalam aksi penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) pada semester II/2010. Indofood CBP (Consumer Branded Products) adalah anak usaha PT Indofood Sukses Mamur Tbk, hasil dari restrukturisasi divisi mi instan dan penggabungannya dengan lima anak usaha perseroan yang lain.
BBRI: Pembiayaan BRI Syariah Capai Rp3 Triliun
Realisasi pembiayaan BRI Syariah pada semester I/2010 mencapai Rp3 triliun atau 60% dari target tahun ini sebesar Rp5 triliun dengan porsi terbesar ke sektor UMKM yang mencapai Rp1,5 triliun. Managing Director BRI Syariah mengatakan angka itu merupakan penyaluran merata ke sektor usaha kecil, menengah dan mikro (UMKM), konsumer, dan komersial.
ELSA: BIPI Rampungkan Akuisisi 37,15% Saham ELSA
Perusahaan energi PT Benakat Petroleum Energy Tbk (BIPI) resmi menjadi pemegang saham kedua terbesar di PT Elnusa, Tbk (ELSA). Per 5 Juni 2010, BIPI tercatat memiliki 2.711.565.890 lembar saham ELSA atau menguasai 37,15 persen saham ELSA. Di mana sisa pembelian saham ELSA tahap kedua sebesar Rp302,5 miliar atau 12,55 persen telah dirampungkan hari ini, Senin (5/7/2010). Saat ini selain BIPI, pemegang saham terbesar di ELSA adalah PT Pertamina (Persero) sebesar 41,10 persen dan publik lainnya sebesar sebesar 27,75 persen.
SAIP: Minta Tunda Pembayaran Utang
PT Surabaya Agung Industri Pul & Kertas Tbk (SAIP) telah berkirim surat kepada para kreditornya untuk meminta penundaan pembayaran utang pokok dan bunganya. Perseroan telah menerima persetujuan dari 86,34% kreditornya. Laporan keuangan 31 Maret 2010 menyebutkan, SAIP memiliki 3 jenis utang jangka panjang, yakni Tranche A Term, TR B Convertible Bond, dan TR D Longterm Unsecured Loan, dengan nilai dirupiahkan sekitar Rp2,05 triliun yang telah direstrukturisasi pada 2007.
Sumber: inilah.com, kontan, detikfinance.com, bisnis
Monday, July 5, 2010
How Long Can It Go? Market Profile = IHSG/DJIA/AISA/ASIA/ASII/AGRO/BKSL/BHIT/BUMI/CNKO/DOID/ELSA/KBRI/MIRA/SMSM/SPMA/TMPI
IHSG MP: Weak support dibawah 2.840, strong resist diatas 2.900. Peluang penurunan lebih besar ke 2.750-2.790, dibandingkan kenaikan ke atas resistance 2.900
IHSG TD WAVE
DJIA MP memiliki strong support di 9200-9.250, jika tembus ke support 8.700/8.500. Strong resist berada di atas 9.900. Peluang penurunan lebih besar dibandingkan kenaikan.
AISA: Strong support di 440-460 sebagai akumulasi buy, target 580/740, stop loss dibawah 400. Buy breakout 750 target 900/1000 stop dibawah 640.
ASII: bisa diliat di BNIS TA 0607
ASIA: Strong support di kisaran 125-135 sebagai buy target diatas 168, stop loss dibawah 122 (weak support below)
AGRO: Buy area di support 145-150 & akumulasi diatas 170-173 target 195, stop loss dibawah 140.
BHIT:Akumulasi 122-130 target moderate resist di 145-148 stop loss dibawah 115, strong resist diatas 160, buy breakout 182 target 230
BKSL: Akumulasi 120-125 target 165, stop loss dibawah 110.
BUMI: Akumulasi 1750-1800 target 1950/2000 stop dibawah 1700
CNKO: Akumulasi 130-140 target 210/260 stop loss dibawah 120
DOID: Strong resist diatas 1140, akumulasi buy 800an & 900/940 target break 1140 (tambah buy breakout) target 1660-1700 (strong resist)
ELSA: moderate resist dibawah 455, buy 380/390 & akumulasi 335 target 650 stop loss dibawah 300.
KBRI: Strong support untuk akumulasi buy 65-75 target 95 stop loss di bawah 60, buy breakout 101 target 160/200 hingga strong resist di 300.
MIRA: String support di kisaran 300-330 sebagai akumulasi buy, target 450-500, buy breakout 500 target 590/650 stop loss 30 rp.
SMSM: Better opportunity untuk akumulasi Buy 1.000-1.040 target 1.290 stop dibawah 960.
SPMA: Strong support target higher than 370.
TMPI: akumulasi buy on strong support di kisaran harga beberapa hari terakhir, target 180, buy breakout 185 target 300
IHSG TD WAVE
DJIA MP memiliki strong support di 9200-9.250, jika tembus ke support 8.700/8.500. Strong resist berada di atas 9.900. Peluang penurunan lebih besar dibandingkan kenaikan.
AISA: Strong support di 440-460 sebagai akumulasi buy, target 580/740, stop loss dibawah 400. Buy breakout 750 target 900/1000 stop dibawah 640.
ASII: bisa diliat di BNIS TA 0607
ASIA: Strong support di kisaran 125-135 sebagai buy target diatas 168, stop loss dibawah 122 (weak support below)
AGRO: Buy area di support 145-150 & akumulasi diatas 170-173 target 195, stop loss dibawah 140.
BHIT:Akumulasi 122-130 target moderate resist di 145-148 stop loss dibawah 115, strong resist diatas 160, buy breakout 182 target 230
BKSL: Akumulasi 120-125 target 165, stop loss dibawah 110.
BUMI: Akumulasi 1750-1800 target 1950/2000 stop dibawah 1700
CNKO: Akumulasi 130-140 target 210/260 stop loss dibawah 120
DOID: Strong resist diatas 1140, akumulasi buy 800an & 900/940 target break 1140 (tambah buy breakout) target 1660-1700 (strong resist)
ELSA: moderate resist dibawah 455, buy 380/390 & akumulasi 335 target 650 stop loss dibawah 300.
KBRI: Strong support untuk akumulasi buy 65-75 target 95 stop loss di bawah 60, buy breakout 101 target 160/200 hingga strong resist di 300.
MIRA: String support di kisaran 300-330 sebagai akumulasi buy, target 450-500, buy breakout 500 target 590/650 stop loss 30 rp.
SMSM: Better opportunity untuk akumulasi Buy 1.000-1.040 target 1.290 stop dibawah 960.
SPMA: Strong support target higher than 370.
TMPI: akumulasi buy on strong support di kisaran harga beberapa hari terakhir, target 180, buy breakout 185 target 300
Subscribe to:
Posts (Atom)
Kalender Ekonomi & Event
Live Economic Calendar Powered by Forexpros - The Leading Financial Portal





