Tuesday, March 2, 2010

Laporan Fundamental & Rumor Saham Indonesia 02-03

Saham PT Jasa Marga Tbk (JSMR) dikabarkan bakal diburu oleh konsorsium investor asing maupun lokal dalam waktu dekat seiring rencana perseroan mengakuisisi jalan tol tahun ini.Ekspansi usaha perseroan ke bisnis properti subsektor superblok juga diperkirakan memicu pergerakan harga saham perseroan.Pada penutupan perdagangan bursa kemarin, saham JSMR ditutup turun Rp10 ke Rp1.770.

Saham PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) disebut-sebut akan ditarik bandar, terkait rencana aksi perseroan roadshow ke Jepang. Kabarnya, salah satu institusi atau investor dari Negeri Sakura tersebut berminat masuk menjadi mitra strategis dengan prosedur investasi private placement . Sementara itu, pada penutupan perdagangan kemarin harga saham ELTY ditutup stagnan pada harga Rp220.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah mengawali perdagangan hari ini dalam arah yang berbeda. IHSG langsung melesat 19 poin, sedangkan nilai tukar rupiah melemah 10 poin.Pada perdagangan Selasa (2/3/2010), IHSG dibuka turun tipis ke level 2.554,473 dibanding penutupan kemarin di level 2.554,674. Namun dalam waktu cepat IHSG langsung berbalik arah dan melesat tinggi 19 poin hingga sempat menyentuh level 2.574,071. Penguatan awal perdagangan terutama didorong oleh penguatan saham-saham sektor infrastruktur seperti PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS). Saham TLKM akhirnya rebound setelah berhari-hari mengalami tekanan jual.
Penguatan saham-saham perbankan seperti PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) juga memberikan kontribusi bagi penguatan IHSG pagi ini. Saham-saham sektor pertambangan mengikuti belakangan setelah terjadi penguatan saham-saham sektor lainnya.Kenaikan saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) setelah mengalami tekanan jual selama beberapa hari terakhir memicu investor melakukan aksi beli. Hingga pukul 10.00 JATS, IHSG bertengger di level 2.569,692, naik 15,018 poin (0,58%).Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah 10 poin ke level 9.280 per dolar AS dari penutupan sebelumnya 9.270 per dolar AS.Pergerakan IHSG hari ini diperkirakan masih terbatas lantaran investor masih menunggu hasil sidang paripurna DPR yang akan menyimpulkan hasil pemeriksaan Pansus Hak Angket Bank Century.

PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) memutuskan untuk menunda rencana penerbitan saham baru alias rights issue hingga tahun mendatang. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) justru berniat untuk tetap mengupayakan rights issue bisa terlaksana tahun 2010 ini.

Pergerakan IHSG yang lambat dalam kisaran yang sempit diprediksi akan terus berlangsung pada perdagangan Selasa (2/3/2010). Investor akan memantau rapat paripurna DPR yang akan menyimpulkan hasil pemeriksaan Pansus Hak Angket Bank Century.Dari regional, bursa-bursa utama dunia masih bergerak menguat meski tidak terlalu lebar. Bursa Wall Street menguat setelah tercapainya kesepakatan antara AIG dengan Prudential untuk membeli AIA senilai US$ 35,5 miliar.Bursa Tokyo juga dibuka menguat meski tipis saja. Indeks Nikkei-225 dibuka menguat tipis 23,36 poin (0,23%) ke level 10.195,42.

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kembali mengangkat wacana lama penggabungan atau merger antara PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) dan PT Bank Mandiri Tbk. Namun pelaksanaannya bakal menghadapi banyak sekali masalah.

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) tak rela jika PT Bank Bukopin Tbk dibeli oleh pihak asing. Karena itu, BRI berniat membeli saham Bukopin melalui mekanisme right issue yang akan digelar bank tersebut.

BUMI: Laporan Keuangan Bakal Keluar Awal April
PT Bumi Resources Tbk (BUMI) akan melaporkan laporan keuangan BUMI 2009 pada akhir Maret 2010 atau April 2010.

Danareksa Sekuritas optimist dengan masa depan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG). Sentimen positif akan mendukung kinerja ITMG ke depannya. Dalam risetnya, tumbuhnya produksi batubara ITMG pada tahun 2010 dan 2011. Felicia meramal, produksi batubara ITMG akan tumbuh masing-masing 18% dan 9%. Cadangan ITMG terbilang sedikit jika dibandingkan emiten batubara lainnya. Lihat saja, per Maret 2009, cadagangan batubara ITMG hanya 308 juta ton.


Adaro Genjot Penjualan Batubara ke China
Adaro berpeluang menggenjot penjualan batu bara ke China dan India menyusul indikasi pemulihan ekonomi global yang berpotensi meningkatkan permintaan sumber energi itu.

TARGETKAN PROYEK BARU RP 2 TRILIUN, Saham Bumi Serpong Terdiskon
Harga saham PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) masih terdiskon sekitar 52% bila ditinjau dari nilai aset bersih (net asset value/NAV) perseroan. Karena itu, tak heran, beberapa analis memperkirakan harga saham unit usaha Grup Sinarmas tersebut bisa menembus Rp 1.250 hingga akhir 2010.

Antisipasi SUN Bisa Selamatkan Rupiah
Penguatan rupiah bisa berlanjut pada perdagangan Selasa (2/3). Terutama karena investor asing sedang mempersiapkan diri mengikuti lelang Surat Utang Negara (SUN).

Laba Bersih Tri Polyta Meroket
PT Tri Polyta Indonesia Tbk (TPIA) mencatat laba bersih Rp 483 miliar tahun 2009. Nilai tersebut meningkat sangat signifikan mencapai 3.413% karena tahun sebelumnya perseroan masih membukukan rugi bersih Rp 13,75 miliar.

Laba Bersih Gozco Melonjak 273%
PT Gozco Plantations Tbk (GZCO) membukukan laba bersih sepanjang 2009 sebesar Rp 204,39 miliar atau melonjak 273% dibanding 2008 senilai Rp 54,75 miliar. Pertumbuhan laba perseroan ditopang oleh peningkatan produksi dan penjualan minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO).

Antam Tak Minati 7% Saham Newmont
PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) tidak berminat membeli 7% saham divestasi PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) periode 2010. Pasalnya, kepemilikan saham tersebut tidak signifikan bagi Antam.

JAJAKI PROYEK PEMBANGKIT LISTRIK, Astra Tingkatkan Capex Jadi Rp 8 T
PT Astra International Tbk (ASII) menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) tahun ini hingga Rp 8 triliun, naik sekitar 50% dibanding tahun lalu Rp 5 triliun.

Multistrada Finalisasi Pinjaman US$ 200 Juta
PT Multistrada Arah Sarana Tbk (MASA) sedang menyelesaikan pinjaman senilai US$ 200 juta yang diperoleh dari sindikasi bank CIMB dan HSBC.

Telkom Akuisisi AdMedika Rp 128,25 Miliar
Telkom telah menandatangani perjanjian jual beli dengan Admedika pada 25 Februari lalu.

COWL Bangun Apartemen Rp 150 M
Apartemen yang memiliki 29 lantai tersebut akan berstatus strata title.

Tunjuk CEO Baru, Saham ASII Cetak Rekor
Harga saham ASII sempat menyentuh Rp 37.050 per saham.

Harga minyak mentah kembali bergairah dan memimpin kebangkitan harga komoditas dunia. Sampai pukul 16.00 WIB, kemarin (1/3), harga minyak jenis WTI untuk pengiriman April 2010 di bursa NYMEX Amerika Serikat naik 0,62% jadi US$ 80,15 per barel. Bahkan, terus melejit jadi US$ 80,51 per barel hingga pukul 17.25 WIB.

Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) di perdagangan Senin (1/3) jatuh setelah Tata Power Co, yang memegang 30% dua unit tambang batubara BUMI turun 82%.

Saham PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) dinilai saham bisa diperhatikan dengan jangka waktu middle long term. Pengamat pasar modal Robin Setiawan, mengatakan hal yang perlu diperhatikan oleh pelaku pasar adalah setelah aksi korporasi MPPA untuk menjual Matahari Department Store (MDS). Hal yang perlu diketahui informasi terbaru adalah mengenai nilai akuisisi dan transaksi penjualan MDS tersebut. Tapi secara fundamental MPPA masih cukup bagus.

PT Antam Tbk menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Identrust Security International (ISI) dalam hal tempat penyimpanan dan penyerahan (point of delivery) komoditi berjangka emas.

Kepemilikan saham PT Delta Djakarta Tbk (DLTA) mengalami dilusi dari 15,0% kepemilikan saham menjadi 3,6% kepemilikan saham.

Laba Bersih Astra Otoparts Naik 35,73%
PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) berhasil meraup laba bersih sebesar Rp768,27 miliar pada 2009 atau naik 35,73% dibanding perolehan 2008 sebesar Rp566,03 miliar.

'Stripping Cost' BUMI Naik di Atas Perkiraan
Stripping cost atau biaya penambangan PT Bumi Resources Tbk (BUMI) naik menjadi US$490 juta di atas perkiraan sebelumnya US$250 juta.

CIMB Naikkan Harga Saham ASII Rp42.000
PT CIMB mempertahankan rating outperform untuk Astra International Tbk (ASII) dengan target harga Rp42.000 dari Rp39.300.

Economic: Ekspor RI Melonjak 59%
Eskpor Indonesia Januari 2010 naik 58,99% dibandingkan periode yang sama tahun lalu menjadi US$11,57 miliar. Hal yang sama juga terjadi pada aktivitas impor, meski dengan kenaikan yang relaitf lebih rendah dari ekspor yakni 44,58% menjadi US$9,54 miliar. Khusus periode Desember 2009 ke Januari 2010, aktivitas ekspor maupun impor masing-masing tercatat turun 13,29% dan 7,35%.

Economic: Inflasi Februari 2010 sebesar 0.3%
Biro Pusat Statistik menyatakan bahwa inflasi pada Februari 2010 sebesar 0.3% dan inflasi YoY sebesar 3,81% dibandingkan dengan survei ekonom yang dilaksanakan oleh Bloomberg yang memprediksi inflasi sebesar median 3,97%.

Banking: BI Selesaikan Utang Indover
Pembayaran kewajiban NV De Indonesische Overzeese Bank atau Indover akan selesai pada akhir tahun ini. Kuartor juga akanmelihat beberapa penyebab kebangkrutan Indover. Namun dari informasi yang didapat, indikasinya kriminal. Di bank tersebut, terdapat dana beberapa bank nasional. PT Bank Mandiri Tbk memiliki dana US$31 juta. Sementara itu, PT Bank Negara Indonesia (BNI) dan PT Bank Bukpin memiliki dana masing-masing US$27 juta dan US$15 juta. Kemudian PT Bank CIMB Niaga memiliki dana US$5 juta dan Bank Ekonomi Rahrja sebesar EUR 19.239,82.

ELSA: Kreditur Setujui Akuisisi Saham Elnusa
Rencana akuisisi 37,15% saham PT Elnusa Tbk oleh Benakat Petroleum Tbk mencapai setengah perjalanan, menyusul diperolehnya persetujuan dari kreditur oleh PT Tridaya Esta. Tridaya dikabarkan baru saja mendapatkan persetujuan dari kreditur terkait rencana penjualan saham Elnusa yang pernah digadaikan.

TLKM: Bahana Jamin Obligasi Telkom
PT Bahana Securities terpilih menjadi salah satu penjamin emisi obligasi PT Telekomunikasi Indonesia Tbk senilai Rp 2 triliun. Pekan lalu, Telkom mengumumkan seleksi underwriter, selain Bahana ada 3 penjamin emisi lain yang masuk seleksi, yaitu PT Danareksa Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, dan PT Trimegah Securities Tbk.

UNTR: Akuisisi Dua Perusahaan Tambang
UNTR akan mengakuisisi dua perusahaan tambang tahun ini. Melalui anak usahanya, PT Pamapersada Nusantara, UNTR telah menandatangani perjanjian pemegang saham untuk membeli 30% saham PT Asmin Bara Bronang dan PT Asmin Bara Jaan.

COWL: Bangun Apartemen Rp150 M
COWL berencana untuk membangun satu menara apartemen di kawasan Taman Anggrek, Jakarta Barat. Apartemen tersebut memiliki 29 lantai, dan memuat sebanyak 600 kamar. Dana investasi pembangunan proyek tersebut mencapai Rp150 miliar.

MPPA: Kasus Matahari, Bapepam Koordinasi dengan BI
Usai meminta penundaan RUPSLB MPPA terkait penjualan saham di Matahari Department Store (MDS), Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) juga akan berkoordinasi dengan Bank Indonesia (BI) terkait pinjaman Matahari Department Store senilai Rp 3,25 triliun yang berasal dari PT CIMB-Niaga Tbk dan Standard Chartered Bank cabang Jakarta. Pinjaman senilai Rp 3,25 triliun diperoleh dengan jaminan berupa 98 persen saham Matahari Department Store yang akan dimiliki Meadow.

BBCA: Kupon Bond BCA Finance 8,4%-11%
Kupon obligasi III/2010 dan obligasi subordinasi I/2010 PT BCA Finance brpotensi ditetapkan pada level 8,4%-11%. Sejumlah manajer investasi mengaakan BCA Finance menawarkan kupon tranches A obliagsi itu pada level 8,4%, tranches B yang jatuh tempo 2012 sebesar 8,7%, serta tranches C sebesar 9,3%, kupon tranches D ditawarkan sebesar 9,6%, dan tranches E sebesar 9,75%.

WIKA: Siap Akusisi Yodya
Realisai pengambilalihan perusahaan konsultan konstruksi PT Yodya Karya oleh PT Wijaya Karya Tbk tak kunjung rampung karena belum ada instruksi lebih lanjut dari pemerintah. Wijaya Karya dengan kepemilikan saham publik sebesar 31,58%, diberikan tugas oleh pemerintah untuk mengambil Yodya Karya dengan harga yang diprkirakan di kisaran Rp20 miliar. Terkait rencana penerbitan obligasi dengan nilai Rp300 miliar, hingga saat ini perseroan masih belum melakukan persiapan untuk merealisasikan hal tersbeut.

BBTN: KIK EBA Jilid III BTN Diundur Semester II-2010
BBTN menunda penerbitan Kontrak Investasi Kolektif-Efek Beragun Aset (KIK-EBA) Jilid III sampai dengan semester II-2010. Semula perseroan berencana menerbitkan KIK-EBA pada semester I-2010 sebesar Rp 750 miliar.

IPO: Skybee Pastikan Masuk Bursa Juni
PT Skybee berencana mancatatkan saham perdananya (IPO) di bursa pada Juni 2010 senilai Rp 80-Rp90 miliar, menyusul akusisi yang dilakukan menajer investasi PT Syailendra Capital pada calon emiten itu pada akhir 2009.

TPIA: Laba Bersih Meroket
PT Tri Polyta Indonesia Tbk (TPIA) mencatat laba bersih Rp483 miliar tahun 2009, meningkat 3.413% karena tahun sebelumnya perseroan membukukan rugi bersih Rp13,75 miliar. Menurut Direktur dan Corporate Secretary Suryandi, kenaikan laba bersih terutama disebabkan peningkatan volume penjualan lopypropylene tahun 2009 sebesar 17% menjadi 385.716 ton dibandingkan 2008 sebanyak 330.503 ton. Selain itu, kenaikan laba bersih perseroan juga ditopang peningkatan margin laba dari delta P.

Saham DLTA di San Miguel Indonesia Turun Jadi 3,6%
Sebelumnya produsen minuman ini masih mengempit 15% saham San Miguel

Intiland Rights Issue Senilai Rp 2,07 Triliun untuk Biayai Akuisisi
Perusahaan pengembang properti ini menetapkan harga rights issue Rp 1.000 per saham.

Sumber: Bloomberg, Inilah.com, Investorindonesia, kontan, detikfinance.com
globalmarketstrategist.blogspot.com

Update Daily Investment News

0320 GMT [Dow Jones] Indonesia shares +0.6% at 2569.599 in light volume with bank stocks leading advances; traders say gains across regional markets, Wall Street's rise overnight lifting sentiment. Resistance eyed at 2590. "Healthy inflows in banks, telecommunication and mining blue chips have driven the main index higher despite profit-taking by local funds," says trader at Reliance Securities. Bank Mandiri (BMRI.JK) +1.1% at IDR4,550, Bank Rakyat (BBRI.JK) +0.7% at IDR7,250, while bellwether Telkom (TLKM.JK) +2.5% at IDR8,350 on bargain-buying.

0339 GMT [Dow Jones] RBA raised cash rate target further one quarter of a percentage point to 4.00% Tuesday as economy accelerates and labor market conditions tighten rapidly. Tightening, which was forecast by majority of economists, follows pause in February. Economists expect RBA to raise rates a number of times in 2010 as it normalizes rates, deals with economy reinvigorated by strong commodity demand from Asia. The hike keeps RBA well out in front of Group of 20 peers, most of which still have rates set close to zero and continue to face weak economies.

0404 GMT [Dow Jones] Don't expect another RBA interest rate increase next month after central bank hikes for fourth time in five meetings today, says Stephen Walters, chief economist for JPMorgan. In accompanying statement, "(the RBA) suggested they are going to get back to a normal rate sometime soon, but expect them to do it every couple of months and I don't see them going back-to-back anytime soon," says Walters, who called today's hike another "finely balanced decision but with a leap of faith" given commentary was so similar to February when RBA didn't hike rates.

0317 GMT [Dow Jones] Base metals drifting lower on combination of overnight USD strength vs GBP, EUR plus profit taking on realization that Chile earthquake to have only very limited impact on copper supply. "It seems the Chile situation wasn't as alarming for copper as it first appeared," says Singapore-based trader. LME 3-month copper at $7,290/ton, down $110 with 1,209 lots done. U.S. ISM data of manufacturing activity slipped a bit to 56.5 last month from 58.4 in January, but trader says data wasn't too negative at component level. Employment index particularly encouraging, moving up to 56.1 last month from 53.3 in January and December's 50.2. Prices paid index also showing some inflation in the pipeline which tends to support commodities. LME 3-month aluminum at $2,132/ton, down $11 with only 58 lots done.

0359 GMT [Dow Jones] China shares down slightly midday, reversing earlier mild gains, led by profit taking in metal producers as Chile earthquake-induced supply concerns ease. Shanghai Composite Index down 0.2% at 3080.52; support at 3000. "Metal stocks may continue to see some correction as investors try to gauge their prospects. But the index is likely to be steady as trading appetite will be limited ahead of the parliament sessions," says Zhao Jianxing from China Merchant Securities. China parliament's key annual meetings start this Friday. Among actives, Jiangxi Copper Co. (6000362.SH) off 3.0% at CNY37.37, Shandong Gold-Mining Co. (600547.SH) down 1.8% at CNY68.17. Shenzhen Composite Index up 0.1% at 1185.56.

Soros Signals Gold Bubble as Goldman Predicts Record
(Bloomberg) -- George Soros is helping drive up gold prices by doubling his bet in a market even he considers a “bubble” as Goldman Sachs Group Inc., Barclays Capital and HSBC Holdings Plc predict more gains before it bursts.
http://www.bloomberg.com/apps/news?pid=newsarchive&sid=avsz5zUl.3yo

Marc Faber Sees 20% Correction if S&P Reaches New High: Video
http://www.bloomberg.com/apps/news?pid=newsarchive&sid=aiPKzxRg7GVY

China Stocks to ‘Struggle’ on Policy, Mowat Says
(Bloomberg) -- China’s stocks are “likely to struggle” until there’s more clarity on government policies to rebalance the economy, according to JPMorgan & Co.’s Adrian Mowat.
http://www.bloomberg.com/apps/news?pid=newsarchive&sid=a94cj6xKV7Do

Buffett Says U.S. Housing Will Recover by Next Year
(Bloomberg) -- Billionaire Warren Buffett said the U.S. residential real estate slump will end by about 2011, predicting that’s how long it will take demand for homes to catch up with the supply.
http://www.bloomberg.com/apps/news?pid=newsarchive&sid=aPiB9cWQpGQo

Good News for Stocks: M&A Shows Signs of Big Rebound
By: Jeff Cox CNBC.com
A spate of recent corporate deals has market pros thinking that M&A is back, providing opportunity for investors looking for a way to make money in a slow-moving market.
http://www.cnbc.com/id/35646430

'Powerful' 17% S&P Growth in 2010: Equity Strategist Phil Dow
By: CNBC.com staff
Stocks held minor gains Monday, after reports showed that consumer spending stayed even but US manufacturing grew in February. What's ahead for markets?
http://www.cnbc.com/id/35645326

Double Dip Could Begin in This Sector: Distress Expert
By: Reuters
U.S. manufacturers are still struggling with the economic downturn and there is substantial risk the U.S. economy could face a double-dip recession, a private equity investor who specializes in turning around struggling industrial companies said Monday.
http://www.cnbc.com/id/35649512

0246 GMT [Dow Jones] ING reviewing its forecast for total 75 bps hikes this year by Bank Indonesia for downward revision. February CPI below target at +3.81% on year (Dow Jones poll tipped +3.97%) vs January's +3.72%; house says fuel-price-related base effect behind swing in transport component to 1.6% on-year inflation vs 1.0% deflation in January; "this was technical." Adds, moderation in core inflation to +3.88% on year vs January's +4.43% "is a sign of low underlying pressure." Still expects inflation to head towards 6% by mid-year, upper level of BI's 4%-6% target range, but notes BI has said rates could stay on hold if CPI within target.

0217 GMT [Dow Jones] Bank Indonesia may push back timing of rate hikes, Barclays Capital says, after February headline, core inflation benign. February CPI +3.81% on year vs consensus in Dow Jones poll for +3.97%, January's +3.72%; house notes February core inflation relatively contained, +3.88% on year vs January's +4.43% despite consumer spending holding up well through FY09, relatively high capacity utilization rates. Tips food prices to continue rising on sequential basis but notes government unlikely to raise fuel, electricity tariffs in 1H10. "Although we continue to expect BI to start its tightening cycle in late 2Q10, there is a risk that hikes get pushed further out if the benign inflation environment continues." Tips BI to keep rate at 6.50% Thursday.

0241 GMT [Dow Jones] Nikkei ends morning session down 0.02% (2.26 points) at 10,169.80; although index opened higher on Wall Street's gains, upside capped by lingering concerns over yen strengthening, says Mizuho Securities market analyst Yukio Takahashi. Adds, weakness in Shanghai and Hong Kong stocks also weighing on Japanese market sentiment, expects resistance to hold at intraday high of 10,238.96, with support for rest of session at psychologically key 10,000 level. Says players also watching Australian central bank's (RBA) possible rate hike decision (due 0330 GMT). 20/33 Topix subindexes lower, with rubber makers (down 1.7%), oil and coal producers (down 1.3%) largest sectoral underperformers, and financials (banks, brokerages, insurers) all weak. Nomura Holdings (8604.TO) down 1.1% at Y650. Tokio Marine Holdings (8766.TO) down 1.1% at Y2,502. Tech stocks remain solid, however; Tokyo Electron (8035.TO) +1.3%, Advantest (6857.TO) +2.0%, Toshiba (6502.TO) +2.0% after Semiconductor Industry Association said global semiconductor sales surprisingly rose 0.3% in Jan. from previous month.

0236 GMT [Dow Jones] Indonesia government's bond auction today, targeting to raise IDR4 trillion, likely to attract good demand after benign February CPI data yesterday lift bond prices. Government may not entertain bids for high yields as its success in issuing a relatively large amount of IDR49 trillion (almost 28% of its target this year) boosts its "bargaining power", says Mandiri Sekuritas bond analyst Handy Yunianto. Bank Danamon predicts yield of SPN20110303 (due March 3, 2011) to range between 6.81%-6.94%, FR0027 (due July 15, 2015) between 8.41%-8.53%, FR0052 (due August 5, 2030) between 10.63%-10.75%; results likely around 0800 GMT.

0225 GMT [Dow Jones] HSI down 0.8% at 20,887.81, would be in positive territory if not for HSBC's (0005.HK) 6.8% tumble to HK$80.80 after FY09 earnings came out weaker than expected, bringing 209-point loss to index; unit Hang Seng Bank (0011.HK) off 4.9% at HK$109.30. Volume hefty at HK$10.64 billion with HSBC alone accounting for 18% of total. Still, resilient China plays, especially follow-through buying in China banks, lending support; China Construction Bank (0939.HK) +1.2% at HK$6.18, Bank of China (3988.HK) +1.3% at HK$3.97, Bank of Communications (3328.HK) +1.2% at HK$8.75. Ample Financial Group's Alex Wong says HK market rally yesterday "caught bears off guard;" after breaking dull range previously, expects HSI's short-term bias on upside, tips 21,000 as likely target in March.

British Pound Extends Drop Amid Political, Financial Concerns
(Bloomberg) -- The pound dropped for a sixth day versus the dollar, after falling below $1.50 for the first time in almost 10 months, amid concerns that political uncertainties will hamper efforts to reduce the U.K.’s debt.
http://www.bloomberg.com/apps/news?pid=20601087&sid=aAV_KChyZlAM&pos=2

Euro to Gain After Fibonacci Level Breaks: Technical Analysis
(Bloomberg) -- The euro may trade as high as 92.23 pence after breaking through a fourth Fibonacci level in as many days, according to Royal Bank of Canada.
http://www.bloomberg.com/apps/news?pid=newsarchive&sid=aVeUU3r.Hgqk

Dollar May See ‘Deeper Pullback’ Versus Yen: Technical Analysis
(Bloomberg) -- The dollar remains in a downtrend against the yen and may weaken below 87 to the Japanese currency, JPMorgan Chase & Co. said, citing trading patterns.
http://www.bloomberg.com/apps/news?pid=newsarchive&sid=akt8.hN4Inyw

Euro May Trade Below $1.35, Mizuho Says: Technical Analysis
(Bloomberg) -- The euro may fall further in the near term to $1.3451, where buy orders may be clustered, according to Mizuho Corporate Bank Ltd.
http://www.bloomberg.com/apps/news?pid=newsarchive&sid=aH5H_ZlJifTs

Thai Stocks May Gain in ‘Re-Rating’ on Thaksin Ruling, UBS Says
(Bloomberg) -- Thai stocks may rise 18 percent by year-end as a court order to confiscate assets from former Prime Minister Thaksin Shinawatra may lead to reduced political tension, UBS AG said.
http://www.bloomberg.com/apps/news?pid=newsarchive&sid=ane39AZA1Kjg

Monday, March 1, 2010

ANTM/ASII/BHIT/DOID/MNCN: Are These Still Worth to Collect???

02/03 MNCN (250) Buy area on circles, risk on the box, on the way to higher level med-term











01/03: ASII (36.750)










01/03: ANTM (2075); On the way final correction wave v/C, right now ANTM at wave c/4 in C. Trend is weak on descending triangle, target circles to better opportunity to collect, risk is on the box.










01/03 BHIT (650) If BHIT couldn't closed above channel top at 720 on weekly basis, BHIT could move lower to make correction for wave 4, that should show that the impulse wave 3 has finished. So better out of the market soon as market prepare for 4 correction wave. Zoom out charts for detail.










01/03: DOID (1.520) Daily & weekly chart was showing a weak trend, is already in wave correction iii/C that should be reach low 1.350 if break target 1150/1100 (risk is on the box), buy breakout 1.630 & 1.710 target 1.890.

 











By: Ezydeal
Gallery Saham Mania (GSM). Globalmarketstrategist.blogspot.com

Universal Broker Indonesia Securities Weekly Equity Newsletter Vol. 395

Market Review
Kombinasi antara faktor negatif dari dalam dan luar negeri mendorong IHSG ditutup melemah dan investor asing masih membukukan net sell unuk pekan ke 4 di pekan lalu. Kekhawatiran terhadap krisis keuangan di Eropa setelah lembaga pemeringkat Moodys dan S&P 500 mengancam akan menurunkan rating kredit Yunani jika dalam 30 hari ini tidak dapat menurunkan defisit anggaran, lemahnya sejumlah data ekonomi dari AS (Consumer Confidence, Existing Home Sales) hingga IFO Jerman memicu kekhawatiran pemulihan ekonomi global tidak sekuat perkiraan pasar, mendorong investor memburu dolar AS yang menurunkan daya tarik untuk saham dan komoditi global (minyak terkoreksi ke $77 dari level tertinggi $80,57 di awal pekan lalu). Dari dalam negeri kekhawatiran investor terhadap hasil akhir pansus Bank Century dirilis 2 Maret 2010, dimana sebelumnya pandangan pansus Bank Century menunjukkan adanya indikasi tindak pidana korupsi menyeret sejumlah nama pejabat bank sentral dan pemerintah, diikuti isu penunggakan pajak oleh PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dan anak usahanya, perpecahan koalisi partai Demokrat dan Golkar yang dapat menganggu kinerja pemerintahan SBY-Boediono, sempat picu aksi penjualan saham di pasar domestik. Laporan private placement PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) di harga Rp 600 (dari penutupan harga Rp 780 pada 24 Februari) mendorong aksi panik penjualan oleh investor, ikut membebani kinerja IHSG di akhir pekan menjelang liburan hari Maulud Nabi Muhammad SAW. Meski laju penurunan IHSG dapat dibatasi oleh sejumlah laporan keuangan emiten per kuartal 4 2009 di pekan lalu, diantaranya menunjukkan kinerja yang lebih baik dari periode sebelumnya dan testimony setengah tahunan Chairman Fed Bernanke di hadapan Kongress bahwa suku bunga yang rendah masih diperlukan untuk mendorong pertumbuhan. IHSG terkoreksi tipis 5,346poin (-0,2%), di posisi 2549,03. Investor asing bukukan net sell Rp 1,3944 triliun miliar pekan
lalu, net sell Rp 2,418 triliun (15-19 Feb) dannet sellRp 1,594 miliarpekan sebelumnya.

Indeks saham MSCI Asia Pasific meningkat di pekan lalu, mendorong indeks MSCI Asia Pasific mengalami kenaikan tertinggi dalam 7 pekan karena meredanya kekhawatiran Federal Reserve akan menaikkan suku bunga untuk menahan laju inflasi. Chairman Fed Ben Bernanke dalam testimony di hadapan Kongress mengatakan suku bunga yang rendah diperlukan untuk menopang pertumbuhan. Indeks MSCI menguat 2,4% menjadi 118,07. Indeks telah terkoreksi turun 6,9% dari level tertinggi 17bulan pada 15 Januari lalu. Indeks saham Hang Seng Hong Kong menguat 3,6% di pekan lalu, karena laporan pertumbuhan HK tercatat diatas perkiraan pasar. Nikkei 225 average hanya menguat 0,1% menjadi 10.126,03 karena laporan ekspor dan output industri Jepang naik di bulan lalu. Indeks komposit Shanghai naik 1,1%, setelah berakhirnya liburan Imlek, karena pemerintah mengatakan akan melanjutkan support untuk industry dan permintaan global.         
     
IHSG Outlook
Kinerja IHSG di pekan ini, masih terbebani oleh kekhawatiran terhadap hasil akhir Pansus Bank Century yang akan dirilis 2 Maret 2010 dapat menyeret sejumlah nama pejabat berwenang dari mantan pembuat kebijakan moneter hingga pemerintahan sebagai indikasi tindak pidana korupsi, dimana dapat menganggu kinerja pemerintahan dan mendorong isu reshuffle Kabinet Indonesia Bersatu II (KIB II) dan isu penunggakan pajak oleh PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dan anak usahanya (dirut PT KPC telah dicekal pekan lalu) yang masih membebani kinerja saham grup Bakrie, dapat membebani kinerja IHSG di pekan ini. Sementara kekhawatiran terhadap kenaikan suku bunga dari China hingga India dan mahalnya valuasi saham regional, ikut membebani kinerja IHSG. Meski potensi penurunan IHSG diperkirakan terbatas, berkat prediksi inflasi RI bulan lalu akan naik 0,3%/0,4% dan BI Rate akan tertahan di 6,5% awal pekan ini, musim earning saham lokal per Q4 2009, meredanya kekhawatiran terhadap isu suku bunga AS paska testimony Fed Bernanke, kenaikan harga komoditas dan laporan bantuan Negara Uni Eropa kepada Yunani sebesar 34 miliar euro.

Global  Outlook
Indeks saham regional Asia dan Wall Street diperkirakan dapat melanjutkan trend kenaikan di pekan ini, berkat laporan positif dari detail bantuan sejumlah Negara di Eropa sebesar 34 miliar euro kepada Yunani dan meredanya kekhawatiran terhadap kenaikan suku bunga AS setelah data inflasi dan sejumlah data ekonomi AS tercatat dibawah ekspektasi pasar yang mendukung pernyataan Fed Bernanke di pekan lalu. Meski di pekan lalu kinerja Wall Street (menguat 2,5% di bulan lalu) yang sedikit melemah gagal menyamai kinerja indeks saham MSCI Asia Pasific yang mengalami kenaikan, dari kejutan penurunan data consumer confidence AS bulan lalu dan Durable Goods bulan Januari memberikan signal pemulihan ekonomi mungkin telah kehilangan momentum, dapat membatasi laju kenaikan indeks saham global pekan ini. Fokus pasar pada pekan ini mengarah kepada perkembangan krisis di Yunani (rencana penjualan obligasi pemerintah Yunani) setelah mendapatkan ancaman dari Moodys dan S&P untuk rating kredit Yunani jika gagal menurunkan deficit anggaran dalam program 30 hari hingga data tenaga kerja AS (prediksi payroll merosot ke -50K, unemployment naik ke 9,8%), bilamana hasilnya tercatat di bawah ekspektasi pasar dapat meningkatkan kekhawatiran terhadap resesi double dip dan menurunkan daya tarik untuk saham dan komoditi (trend harga minyak bullish; target $ 84/90)

Oil Weekly: Trend bullish, Stochastic crossup buy, MACD bullish


 












Technical Analysis:
IHSG mendapatkan signal negative dari pola candle doji star(indikasi bearish reversal yang lemah), bertahandibawah 10-week MA (2.562),  stochastic crossingdown, MACD bullish, ADX terkoreksi (momentum kenaikan lemah), dan gagal ditutup diatas trendline resistance di 2.569, seharusnya menunjukkan potensi kenaikan terbatas. IHSG mendapatkan support di 2.462 (channel support), jika ditutup diatas  2.574 (fibo 76.3%) & 2.5659 (channel top) dapat mengarahkan IHSG ke menguat ke 2.619/2.6 Hitungan EW: pola kenaikan IHSGini merupakan pola wave koreksi minor iiidalam 3/5,untuk target 2.584/.623, selama support 2431 tidak tembus.Sell 2.580 (0 poin). Sell on rally 2.600/2.619 target 2.480 stop 2.635. 
Resistance: 2625.96/2602.18/2587.66/2563.88. PP  2554.62
Support    : 2525.58/2516.32/2507.06/2483.28
PT Universal Broker Indonesia Securities (TF) UBI Newsletter Vol 395
globalmarketstrategist.blogspot.com

Laporan Fundamental & Rumor Saham Indonesia 01-03

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi bulan Februari 2010 mencapai 0,3%. Dengan begitu besaran inflasi kumulatif Januari-Februari 2010 1,14%, sementara inflasi year on year pada Februari 2010 adalah 3,81%.

PT Sugi Samapersada Tbk (SUGI) oleh beberapa pelaku pasar bakal mengganti bisnis inti dari distributor suku cadang menjadi minyak dan gas atau migas.Perseroan dikabarkan berniat mengakuisisi Elnusa Tristrar Ramba Tld, pemilik 60% saham Blok Ramba. Bahkan, salah satu petinggi Grup Bhakti ikut bernegosiasi dalam pengambilalihan blok migas itu. Harga SUGI pun berpeluang menuju Rp200.Sementara itu, pada penutupan perdagangan bursa pekan lalu, harga saham SUGI ditutup turun Rp8 ke Rp152.

Harga saham PT Citatah Industri Marmet Tbk (CTTH) bakal diangkat oleh konsorsxium broker ke kisaran Rp90-100 dalam jangka pendek. Perseroan disebut-sebut akan bekerja saham dengan perusahan Asashi Glass Co dari Jepang dengan membentuk perusahaan patungan. Perseroan juga akan memperluas pemasaran produknya di luar negeri.Pada penutupan perdagangan bursa pekan llau saham Citatah ditutup naik Rp6 ke Rp69.

Rupiah diperdagangkan di Rp 9.310 terhadap dolar, sementara IHSG dibuka menguat ke 2.565.437 dari penutupan hari Kamis (25/02). Pasar menunggu data inflasi RI bulan Februari(01/03) diperkirakan 0.3-0.4% m/m, BI Rate (04/03) tetap mempertahankan suku bunga 6.50% dan pansus angket Bank Century (02-03), dapat memberikan petunjuk kepada pasar pada pekan ini dan isu dalam negeri.

ARAH INVESTASI SEPEKAN: Indeks Masih Berfluktuasi, Harga SUN Naik
Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) kemungkinan bergerak berfluktuasi sepekan ini (volatile). Sedangkan rata-rata harga SUN berpotensi naik sekitar 25-50 bps.

Inovisi Anggarkan Capex Rp 50 miliar
PT Inovisi Infracom Tbk (INVF) menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) sepanjang 2010 senilai Rp 50 miliar. Dana akan digunakan untuk akuisisi perusahaan di Singapura.

Hasil Akhir Kasus Century
Pansus Angket Century sudah mengakhiri tugasnya dengan membawa pro-kontra. Pihak yang pro menilai Pansus menjalankan tugasnya dengan cukup baik meski aliran dana Bank Century belum bisa terkuak sepenuhnya akibat keterbatasan data. Sedangkan pihak yang kontra menyatakan, Pansus hanya membuang waktu,  mengeruhkan suasana politik yang sudah bagus, dan merusak iklim investasi.  Dalam era demokrasi, kehadiran Pansus bukan hanya tidak masalah, melainkan sebuah tuntutan. Jika ada kasus yang diduga merugikan  kepentingan publik, DPR RI wajib melaksanakan fungsinya sebagai pengawas dengan menggunakan haknya, antara lain hak angket atau hak menyelidiki.

Saham AKR Corporindo (AKRA) diperkirakan menuju harga Rp1.580. Angka ini telah memperhitungkan 16,7% delusi dari rights issue kedua. Dikutip dari hasil riset Danareksa kemarin.

Intiland Rilis Rights Issue Rp2,07 M
PT Intiland Development Tbk (DILD) segera melangsungkan rights issue sekitar Rp2,073 miliar dengan menawarkan 2,073 miliar lembar saham seharga Rp500 per lembar.

ASII Akan Gelar RUPSLB
PT Astra International Tbk (ASII) akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Senin (1/3) untuk meminta persetujuan pengangkatan direksi.

Telkomsel Jual Menara ke Induk US$ 1 Miliar
Asal tahu saja, rencana pengelolaan menara milik Telkomsel kepada Mitratel mengemuka sejak muncul regulasi tentang menara bersama.

Laba Bersih ANTM Anjlok 59%
Untungnya, penurunan kinerja ANTM masih terselamatkan oleh pendapatan  dari penjualan logam mulia.

PT Astra International Tbk (ASII) mencetak laba bersih sebesar Rp 10,04 triliun di tahun 2009, naik 9% dibanding tahun 2008 sebesar Rp 9,19 triliun. Angka ini merupakan laba tertinggi yang pernah dicapai perseroan."Angka ini merupakan rekor tertinggi sepanjang sejarah perusahaan," kata Pelaksana Tugas Direktur Utama Astra International Prijono Sugiarto dalam siaran persnya, Kamis (25/2/2010).Pendapatan ASII di tahun 2009 sebesar Rp 98,52 triliun, naik tipis 1,5% dari tahun 2008 sebesar Rp 97,06 triliun. ASII Ajukan Dividen Rp 830 Angka ini naik 46% ketimbang dividen 2008, yaitu Rp 570.

 PT Bakrie Sumatera Plantation Tbk (UNSP) melaporkan mencatat pertumbuhan pendapatan sepanjang 2009 turun 20% dari Rp2,93 triliun menjadi Rp2,33 triliun.   Sepi Peminat, Rights Issue UNSP Hanya Laku 70% Danatama Makmur selaku pembeli siaga akan mengeksekusi seluruh rights issue yang tersisa.

Para pemilik saham PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) dikabarkan melepaskan 20% sahamnya pada harga murah di level Rp 600 per saham. Obral saham tersebut memukul jatuh harga saham BSDE sebesar 20,51%.Menurut berita yang beredar, Kamis (25/2/2010),

PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) berhasil mencetak pertumbuhan laba bersih sebesar 42,83% di 2009. Kenaikan didorong oleh peningkatan pendapatan dan efisiensi pos beban operasional.Demikian disampaikan dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (25/2/2010).

Di tengah lesunya perekonomian, PT United Tractors Tbk (UNTR) mencetak laba bersih Rp 3,82 triliun pada tahun 2009, naik 43% dibandingkan laba bersih tahun 2008 yang sebesar Rp 2,66 triliun.

Penggabungan nilai nominal saham (reverse stock) PT Multipolar Corporation Tbk (MLPL) akhirnya disetujui pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang terselenggara hari ini.Demikian disampaikan Director & Chief Financial Office MLPL Reynold Ong seusai penyelenggaraan RUPSLB di hotel Aryaduta Tugu Tani Jakarta Kamis (25/2/2010).

PT Astra Graphia Tbk (ASGR), salah satu anak perusahaan Astra mencatatkan laba bersih sebesar Rp67 miliar atau meningkat 7% dari Rp62,49 miliar pada 2009.

PT Bank Permata Tbk mencetak laba bersih Rp 486 miliar pada tahun 2009, atau hanya naik tipis 5% dibandingkan laba bersih tahun 2008 yang sebesar Rp 461 miliar.

FORU Bidik Laba Bersih Tumbuh 15%
PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) menargetkan pertumbuhan laba bersih pada 2010 naik 15% menjadi Rp10,20 miliar dibandingkan laba bersih 2009 Rp6,8 miliar.

Minat investor pada investasi emas PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) diestimasikan masih tetap tinggi. Ditambah dengan akuisisi tambang emas Cibaliung yang selesai pada Juli ini.

PT Latinusa Tbk (NIKL) memperkirakan mencatatkan laba bersih sekitar Rp42 miliar dan pendapatan kurang lebih sekitar Rp1,2 triliun pada 2009.

Economic: Jamsostek Incar 7,5% Saham Garuda Indonesia
PT Jamsostek berpeluang memiliki sekitar 7,5% aham PT Garuda Indonesia. Jamsostek menyiapkan dana Rp900 miliar untuk berpartisipasi dalam IPO saham maskapai penerbangan nasional tersebut. Garuda Indonesia berencana melepas 25%saham kepada publik pada 3Q10. Perseroan menargetkan perolehan dana sekitar Rp3 triliun. Dengan demikian, nilai pembelian 20-30% saham IPO atau setara 5-7,5% saham Garuda mencapai Rp900 miliar. Dana tersebut sekitar 5% dari investasi saham Jamsostek sepanjang tahun ini, yang totalnya diproyeksikan mencapai Rp18 triliun.

Economic: Anggaran Subsidi 2010 Melonjak Rp 44 Triliun
Menteri Keuangan mengungkapkan pemerintah akan menambah jumlah subsidi sebesar Rp 44 triliun pada anggaran 2010. Tambahan subsidi itu terdiri atas subsidi bahan bakar minyak (BBM) naik Rp 20 triliun, listrik Rp 16,7 triliun, pupuk Rp 4,4 triliun dan pengan Rp 2,8 triliun.

Automotive: Pasar Mobil Bakal Naik 54%
Pasar mobil domestik pada 1Q10 diperkirakan melonjak 54% menjadi 154.831 unit dibanding periode sama 2009 sebanyak 100.257 unit, menyusul membaiknya kondisi makro ekonomi. Selain faktor itu, konsumen diduga mempercepat pembelian mobil pada awal tahun untuk menghindari kenaikan pajak mobil. Penjualan wholesale Toyota per 20 Februari tercatat 22 ribu unit, naik dari 20.800 pada Januari 2010.

ANTM: Laba Bersih Terpangkas 59%
PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) membukukan penurunan laba bersih sepanjang Rp2009 sebesar 59,17% menjadi Rp559,25 miliar dibandingkan 2008 senilai Rp1,37 triliun. Penurunan penjualan dan kenaikan beban pokok penjualan mengakibatkan laba bersih terpangkas. Penjualan konsolidasi tahun lalu turun 9,49% dari Rp9,59 triliun manjadi Rp8,69 triliun. Penjualan komoditas nikel berkontribusi hingga Rp3,81 triliun terhadap penjualan konsolidasi perseroan. Sedangkan penjualan komoditas emas menyumbang Rp4,78 triliun dan penjualan logam lainnya mencapai Rp89,63 miliar. Tahun ini, Antam menargetkan produksi emas mencapai 2.850 kg dan volume penjualan diperkirakan mencapai 7.980 kg, termasuk dari trading komoditas ini.

ASII: Astra Bagi Dividen Rp4,53 T Pada Mei
PT Astra International Tbk mengusulkan untuk membagikan dividen total Rp1.120 per saham pada Mei, naik 29% dari dividen 2008, menyusul perolehan laba bersih Rp10,04 T dan kembali mencetak rekor. Pelaksana Tugas Presiden Direktur Astra mengatakan manajemen akan mengajukan final dividen Rp830 per saham kepada pemegang saham saat RUPS pada Mei. Untuk tahun buku 2008, dividen final sebesar Rp570 per saham.

BBCA: Bakal bagikan dividen 50% dari laba bersih
BCA Finance berencana membagikan dividen atas laba bersihnya tahun 2009. Menurut rencana, porsi keuntungan yang akan dibagikan untuk para pemegang saham itu mencapai 50% dari laba bersih tahun lalu.

ADMF: Adira Insurance Cetak Kenaikan Laba 37%
Sepanjang 2009, Adira Insurance membukukan kenaikan laba hingga 37% mejadi Rp205,69 miliar. Kenaikan laba tahun lalu ditopang oleh peningkatan perolehan premi Adira Insurance yang mencapai Rp742,06 miliar. Pendapatan premi ini naik 14% dibandingkan pendapatan premi 2008 sebesar Rp650,38 miliar.

BNGA: Tambah 94 Cabang
PT Bank CIMB Niaga Tbk tahun ini berencana membuka 94 cabang baru. Perseroan mengincar dana pihak ketiga (DPK) minimal Rp4,7 triliun atau Rp30-50 miliar per cabang pada tahun pertama cabang-cabag itu beroperasi.

Saham ISAT Direkomendasi 'Trading Sell'
Telah patahnya trend naik, membawa saham ISAT dalam trading range yang berada di antara 4.950-5.350 dengan terjadinya kenaikan volume dalam dua hari terakhir.

Sumber: Bloomberg, Investorindonesia, kontan, inilah.com, detikfinance.com (Market Flash)
globalmarketstrategist.blogspot.com

Kalender Ekonomi & Event


Live Economic Calendar Powered by Forexpros - The Leading Financial Portal